(024) 831 1015

sma_donbosko@yahoo.com

PESTA PERAK BAPAK DRS. LEO AGUNG SARWO EDI DAN IBU ANGELIA RATNA DAMAYANTI, S.PD

Sabtu, 2 Maret 2024 merupakan hari yang spesial bagi seluruh guru dan karyawan SMA PL Don Bosko. Bertempat di aula SMA PL Don Bosko Semarang, seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan merayakan pesta perak Bapak Leo Agung Sarwo Edi dan Ibu Ratna Damayanti yang sudah mengabdi sebagai tenaga pendidik di Yayasan Pangudi Luhur selama 25 tahun. Pesta perak merupakan ungkapan syukur dalam bentuk perayaan kesetiaan kerja selama 25 tahun, sebuah perjalanan panjang pengabdian dalam dunia pendidikan dengan penuh kesabaran dan ketulusan.

Perayaan pesta perak 25 tahun pengabdian sebagai guru di Yayasan Pangudi Luhur ini diawali dengan Misa Syukur yang dipersembahkan oleh Romo Mateus Sudiantoro, SDB. Romo Mateus menekankan  bahwa 25 tahun adalah saksi nyata bahwa mereka mampu mempertahankan komitmen dan pilihan untuk tetap terus memberikan pelayanan pendidikan dan pendampingan kaum  muda dalam lembaga pendidikan yang dikelola Yayasan Pangudi Luhur.

Selaku Kepala SMA PL Don Bosko, Ibu M.M. Heni Widiastuti menyampaikan rasa syukur  yang mendalam atas peran aktif  Pak Agung dan Bu Ratna selama ini. Dalam memajukan sekolah, Pak Agung menunjukkan kedisiplinan yang tinggi dan Bu Ratna mengembangkan medsos sekolah.  Dalam sambutannya, kepala sekolah menyampaikan rasa terima kasih atas perjalanan pengabdian karya yang penuh jasa, pengorbanan dan cinta kasih. Selama 25 tahun banyak melahirkan kesuksesan peserta didik dalam dunia kerja yang mengharumkan nama sekolah.

Sebagai guru yang dipestakan,  Pak Agung dan Bu Ratna merasa bangga karena bisa mengambil bagian dalam karya pendidikan selama 25 tahun di Yayasan Pangudi Luhur. Pak Agung merasa cita-citanya untuk menjadi guru di SMA PL Don Bosko terkabul. Bu Ratna merasa nyaman saat menjalankan profesinya sebagai guru ekonomi, karena bisa merasakan kepuasan tersendiri saat mendidik. Harapan utama setelah perayaan 25 tahun berkarya, Pak Agung dan Bu Ratna akan memberikan karya terbaik untuk kemajuan sekolah sebelum memasuki masa pensiun.

                Bruder Yohanes Sudaryono, FIC selaku Ketua Yayasan Pangudi Luhur Perwakilan Semarang menyampaikan pesan bahwa pesta perak menjadi teladan yang menginspirasi guru-guru muda dalam menapaki proses belajar sebagai guru, yang dengan tulus mengabdikan diri dalam pendampingan peserta didik. Bruder Yohanes juga menekankan pentingnya menjalankan filosofi padi, yang semakin tua semakin menunduk, artinya semakin lama menjalankan profesinya, seorang guru menunjukkan kedewasaan dan kebijaksanaannya dalam bertindak.

         Pesta perak juga dihadiri oleh Ketua Komite SMA PL Don Bosko yang baru terpilih, yaitu Bapak Yoseph Untung Sembodo Wiwoho. Dalam kesaksiannya, Pak Yosep menyampaikan bahwa setiap guru punya cerita masing-masing dalam menapaki karyanya. Begitu banyak sukacita menyemangati langkahnya. Adakalanya tantangan besar seakan menghentikan langkahnya, namun kenyataannya mereka tetap berdiri tegar dan terus melangkah untuk meneruskan karyanya sebagai orang yang harus “digugu lan ditiru”.

Seusai sambutan dan penyerahan kenang-kenangan, perayaan syukur dilanjutkan dengan makan siang bersama. Sambil menikmati hidangan dan menyaksikan persembahan beberapa lagu rohani dan lagu pop dari Evelyn, siswi kelas XI yang sedang merintis pengembangan bakat lewat cover lagu di youtube, seluruh pendidik dan tenaga kependidikan SMA PL Don Bosko mengambil bagian dalam acara ini dengan penuh sukacita.

.